Saturday, June 30, 2012

Rekaman Soundwave *cerita lama*

     Cerita ini sih should be written in English, tapi karna lagi buntu, dan bakal menambah lama pengisian blog ini, jadi aku tulis dalam bahasa Indonesia, hehehe.
     Once upon a time (cieilaah) barakatak angklung mau rekaman dalam rangka soundwave concert. Studionya berlokasi di dekat sekolahku, which is Bukit Merah, jadi aku memutuskan untuk berangkat sendiri  dari sekolah ke studio. Untungnya (atau sialnya) hari itu kelasku pulang lebih awal, jadi aku langsung ambil langkah seribu menuju bus stop.
     Berbekal peta lokasi di kamera dan notes di handphone aku siap berangkat! Beruntung aku nggak tersesat di perjalanan menuju bus stop pertama ^.^v tapi tetap saja di perjalanan menuju studio aku tersesat -_- (emang pada dasarnya disoriented :p) Hawa udara yang sangat panas menambah kering tenggorokanku, karna saat itu aku sedang puasa, rasanya menyiksaaaa sekali, huuff. Setelah berjalan berputar-putar, aku tidak lagi menggantungkan nasib pada kamera dan handphone melainkan lebih kepada insting :p akhirnya aku pun sampai di kawasan studio, hohooo.
     Saat itu jam menunjukkan pukul 3.15 PM, masih 45 menit dari jadwal berkumpul, what should I do?? Aku memberanikan diri menekan bel di ruang studio, beberapa menit kemudian pintu dibuka,
      "excuse me, I am the angklung member.."
      "OMG, so fast, we still have another person, hmm... maybe you can wait at the canteen :)"
      "hmm.. okay then.." mati! batinku, kenapa pula harus di kantin -_-
     Ku putuskan untuk menunggu saja di depan lift. 20 menit kemudian, akhirnya ku temukan bala kurawaku yang lainnya, ada tante Listie and the gang, kami pun berjalan menuju kantin bersama.
     Tepat pukul 4 pm kami naik ke lantai 5 (atau berapa aku lupa) dan memasuki studio rekaman. Wow, jadi begini rasanya jadi artis *.* Sudah dapat dipastikan kami akan mengambil banyak sekali foto, hehehe.
     Dimulai dengan pemanasan, dan memainkan full song. Hari ini spesial, grup angklung punya 2 dirijen, hehehe, om Ayah dan pak Budi, pak Budi bagian pengiring, om Ayah bagian melodi, hehe. So far semua berjalan lancar, rekaman diambil sebanyak 3 sesi. Yang pertama suara 1, yang kedua suara 2 dan 3, dan yang terakhir hanya anak2 SIS. Kereeeen *.* Oh ya disitu juga ada bapak-bapak yang bisa ngomong bahasa melayu dan cina (of course english juga) namanya Isakandar (yang aku baru sadar di akhir rekaman, kalo itu adalah pengaransemen lagu yang kita mainkan, gubrak -_-)
     Rekaman di tutup dengan foto-foto dan rebutan tanda tangannya pak Iskandar, heheheh. Waktunya pulang, aku tadinya bakal pulang sendiri (hla wong biasane yo bali dewe) hehe, tapi tante teacher nggak tega dan bingung nyariin temen, sampe pada keputusan aku dianterin om Ayah sampe bus stop. Tapi ternyata tante Puncel milih naik MRT barengan aku, jadinya ditemenin tante Puncel deh :D
     "wah, ayah nggak jadi bawa anak gadis," kata tante teacher, hehehehe, ada ada aja deh :D aku seneng ikut grup angklung :))




2 comments: