Saturday, February 21, 2015

Pegal-pegal Meeting

Pernahkah kalian merasakan pegal yang luar biasa saat pertama kali mencoba untuk melakukan suatu aktifitas olahraga baru. Saya merasakannya di saat pertama kali mencoba berkuda (atau setelah lama tidak berkuda). Sehabis berkuda, kaki saya susah di tekuk dan rasanya sakit untuk digerakkan. Normalnya, jika begitu seseorang akan lebih memilih untuk istirahat dan melanjutkan olahraga saat sudah tidak sakit lagi kakinya. Tapi tahukah kamu, ternyata kalau kita memilih untuk berhenti sejenak, maka akan terasa pegal lagi saat naik berikutnya. Cara yang paling ampuh untuk menghilangkan rasa pegal adalah dengan terus melanjutkan berkuda hingga kaki menjadi terbiasa.

"Pegal-pegal" tersebut saya rasakan saat pertama kali melakukan meeting. Seperti yang saya ceritakan di artikel berikutnya, dua meeting saya berturut-turut bisa dibilang GATOT lah, atau gagal total. Disitu saya merasakan "pegal" luar biasa, ingin rasanya saya tidak ikut meeting, sehingga saya tidak perlu menyiapkan bahan-bahan yang memakan waktu lama (yang pastinya mengambil porsi besar waktu tidur saya :p). Tapi ternyata, pada hari Jum'at di minggu yang sama, saya diharuskan membuat presentasi lagi untuk meeting dengan CEO, hari Selasa minggu depan pun ada meeting yang lainnya lagi. Saya "dipaksa" untuk terus ber-"olahraga".

Apa yang terjadi pada meeting saya yang ketiga? Saya sudah mulai bisa luwes menyampaikan dan memainkan grafik-grafik serta mengolah berbagai data, tanpa bantuan dari mentor saya (karena harus berangkat sendirian, jadi apa daya... lagi-lagi saya "dipaksa" untuk mandiri, hehehe). Feedback yang saya dapatkan juga cukup bagus, bisalah buat bikin saya senyum seharian #eh.

Intinya, apapun aktifitas yang kamu kerjakan, pasti akan ada titik jenuh dimana kamu ingin menyerah saja. Capek, takut, enggan, berkumpul bersama menciptakan pegal-pegal yang luar biasa. Di saat itulah kamu harus lebih tough. Katakan pada dirimu, ini adalah fase yang memang harus kau jalani, hadapi dan menangkan! Gagal adalah di saat kamu memutuskan untuk menyerah. Selama kamu belum menyerah, maka masih ada kemungkinan untuk berhasil.

Semangat! Hidup terlalu singkat untuk mengeluh ;)

5 comments: