Monday, November 12, 2012

Ketika aku bersama teman-teman kecil :)

     Terkadang, mengajar anak-anak pra sekolah itu bisa bikin aku lupa sama masalah, rasa kangen, dan berbagai hal mengganggu lainnya. Kalau udah ketemu sama mereka, rasanya - entah mengapa - menyenangkan. Well, meskipun nggak semuanya menyenangkan sih, hehe. Biasanya tuh yang asik yang cewek-cewek, entah mengapa (lagi) mereka itu kayak lengket gitu sama aku :3 *bangga*
     Kemaren waktu di Saung Anak, awalnya aku takut bakal jadi tidak terkendali gitu, ternyata anaknya banyak yang baik-baik. Waktu pertama, ada anak cewek yang minta mainan boneka bareng, terus ada lagi yang ngekor terus kemanapun aku pergi, dan setiap kali dia melakukan sesuatu yang hebat *kayak manjat pager* dia pasti bilang, "kakak, kakak, liat aku!" lucu banget nggak sih.
     Waktu nge-les-in juga. Pertama kali aku ngerasa diterima waktu ngajar itu pas aku ngajar Kinan :D dia cerita-cerita ama bapak ibunya apa aja yang dia lakuin sama aku, permainan apa aja yang dia mainin. Terus yang kedua ada Tasya. Di hari pertama les, dia bahkan semacam nggak mau bicara sama aku, malu-malu banget. Di hari kedua dia nanyain mulu "kakak Enes mana?" seneng nggak sih kalo gitu :)
     Anak-anak itu polos banget, dan entah mengapa kalo lagi ngajar biasanya aku style nya kayak guru cowok gitu (menurut  pengamatanku guru cowok itu lebih asik, gampang di kerjain dan gampang ngebaur, kecuali guru SMP! guru cowok SMP ku jayus berat :p) kalo aku ngajar itu, aku lebih suka memasuki dunia mereka dan berubah jadi anak-anak, aku suka main dengan permainan mereka, yang kadang-kadang ngingetin sama permainan masa kecil.
     Aku suka mainan donal bebek, kejar-kejaran, lari-lari, adventure, dsb. haha, childish banget yah. Begitu aja sih, maap ya rata-rata tulisannya tentang opini ku, habisnya kan ini curcol getoh :D

Midas Touch - Donald J. Trump and Robert T. Kiyosaki

Ibu Jari : Kekuatan Karakter

Kemampuan pengusaha untuk bermimpi, menang, kalah, dan menang lagi dan lagi kerap disebut 'spirit of entrepreneurship'

Sebagian besar orang tak berhasil untuk menjadi sukses karena mereka gagal mengecap cukup banyak kegagalan - dare to take the risk

Kurangnya kemarangan emosional dan kekuatan karakter merupakan alasan utama orang gagal sebagai pengusaha. Pg 9

Tidak semua orang perlu menjadi pengusaha.

Hanya ada dua hal yang tak terbatas, alam semesta dan kebodohan manusia. Dan saya tidak yakin dengan yang pertama - Einstein

Anak-anak tidak tahu apa arti 'panas' sampai mereka menyentuh kompor.

Kesalahan itu hanya menjadi dosa jika tidak diakui.

Terkadang memahami masalah orang lain adalah kunci sukses untuk menemukan peluang.

Mereka (kebanyakan orang) lebih takut gagal ketimbang menginginkan kemenangan.

Jari Telunjuk : F.O.C.U.S

Pengusaha harus mampu melihat masa depan dan mengubah visi mereka menjadi realitas yang menguntungkan.

Tidak ada pegawai buruk, yang ada hanyalah pemimpin buruk.

Pengusaha terbaik melihat diri mereka sendiri terlebih dulu untuk mencari kesalahan mereka sendiri seraya belajar dari situ.

Sebelum menjadi pemimpin yang baik, anda harus belajar menjadi pengikut yang baik.

Jari Tengah : Merek

Tubuh terdiri dair berbagai sistem, begitu juga bisnis. Dan hanya diperlukan kegagalan satu sistem untuk menghambat atau mematikan seluruh tubuh.

Jangan bekerja untuk dibayar, tapi bekerjalan untuk belajar.

Mengapa menghabiskan hidupmu membangun bisnis dan gagal membangun merek?
Karena merek adalah janji dari pengusaha kepada pelanggan mereka. Produk yang tidak punya merek hanya akan menjadi komoditas. Sedangkan ketika anda merupakan komoditas, harga menjadi berarti (persaingan ada pada harga).

Betapa penting mencintai apa yang anda kerjakan.

"Jika saya tidak berhasil, saya pastilah tidak akan menjadi 'sasaran tembak'," Donald Trump.

Tim kami bekerja melampaui standar untuk memberikan segala sesuatu yang terbaik. Kami bisa melakukan yang minimal, tapi kami mengerjakan yang maksimal.

Reputasi adalah sesuatu yang tidak bisa dibeli.

Jangan pernah menilai seseorang berdasarkan titel jabatannya. Anda akan terkejut dengan bakat yang mungkin dimiliki oleh seseorang.

Anda harus memutuskan ingin dikenal karena apa!

Anda harus yakin bahwa merek anda lah yang terbaik, juga mengumumkan ke seluruh dunia haruslah menyenangkan, bukan membebani.

Tidak ada yang mengetahui produk atau merek anda sebaik anda. Jika anda tidak bisa menjualnya, siapa lagi?

Merek adalah dua kata: "JANJI" yang anda lontarkan dan "PENGALAMAN" yang anda berikan.

Merek haruslah terlebih dulu emosional baru logis.


Sunday, November 11, 2012

Abaikan

"well, jatuh cinta itu mudah. Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itu yang nggak mudah."

Jatuh cinta itu nggak dosa kok, tapi sakit :p
Kata orang, jatuh cinta itu sejuta rasanya, tapi yang aku rasain cuma satu sih ...

eaaa enes galau
#abaikan

Bangkok #2

     Well, when I woke up in the morning, my throat was hurting so much. That's probably because the air conditioner >< I hope it won't ruin my day. Our schedule today is going to Madame Tussaud museum, MBK and Jim Thompson house. Luckily, we don't need to take any transport to go there, because it's just nearby.
     Firstly, we went to Siam Discovery mall, that's only 20 minutes walk from our apartment. When we arrived there, the mall was still closed, and we need to wait 3 minutes, till it open. Suprisingly, there are around 10 people who wait for this mall to open too. Is this mall that popular till everybody is willing to wait for it? 10:00 And the door is open. We rush to the 4th floor where the museum is. Because we've paid the ticket online, so we can get cheaper price, wuhuuu!
     When we saw President Soekarno statue, we became crazy and took a lot of photo with his statue. We really proud that President Soekarno is internationally recognized. A lot of different statue from different person here, like Tiger Wood, Beethoven, and others. Unfortunately Enistein, Michael Jackson and Jackie Chan were gone, they put them in the mall and other place to attract people. Poor us! But it's okay, as long as we got a lot of good picture ^^
     Around 12 we finished taking a picture, we went to Tokyu Department Store to buy some ingredient before we went to our apartment to eat our lunch.
     Menu for today is a fish head soup with french fries, that's so yummy. It's good to watch a movie together after lunch. But, it made us sleepy (specially my dad) and we still need to go to Jim Thompson's house. OMG.
     After forcing our self to get going, we then arrived at Jim Thompson House (JTH) at 3:00 pm. Our tour will start at 3:35 pm, we still have 35 minutes to look around the garden and a silk cocoon farm.
     3:35 Well, our tour guide accent is a bit difficult to be understood, I need to concentrate 100% if I want to know what she really says (and I still don't know :p). Overall the houses are cool, they built from a unique type of wood (they said it was teakwood) and that's awesome. After our tour finished, we went to the art gallery. There are so many funny pictures, the picture I like most, is the picture of different students with their different hair style. Cool.
     That's the end of our trip today. At night, my mom and I went to MBK to buy some souvenirs, and I bought a pair of shoes on the way there :D
Mr. Soekarno and us

sembah nuwun


Elan and lady D


wish you win the election Mr. President

I bet this person is a mix from China and Middle East :p

Oh well, this is the most powerful person XD


Family gathering



I'm better than you girl, I can lift using only my right hand ^^

I don't know where he learn those dance move

It's look like my mom can't put an angry expression to her face -_-

well madam, let me check are you really a  female or not


doraemon

I know Oprah, we are amazing

meeting with George Clooney

Family photo


Cocoon







Oh a happy couple on their 17th anniversary


we can't stop men, we need to move as fast as we can, we need to adapt to our environment, and make sure to be the best :)

Saturday, November 10, 2012

Ikan Segar dan Berpengawet

     Sekadar berbagi info untuk temen-temen yang ada di Indonesia. Sekarang ikan pun sudah harus dicurigai dikarenakan adanya penggunaan bahan pengawet seperti boraks, formalin, dsb. bahkan ada sampel ikan yang diambil dari pasar, supermarket dan TPI yang positif terdapat bakteri salmonella di dalamnya. Ikan-ikan tersebut biasanya ikan basi yang dicampurkan dengan bahan pengawet kemudian direndam air laut agar terlihat segar.
     Bagaimana cara menghindari penipuan seperti itu, berikut tipsnya:
1. Ikan yang masih segar biasanya insangnya berwarna merah segar, sedangkan yang menggunakan        pengawet biasanya berwarna merah redup.
2. Ketika ditekan, daging ikan lebih kenyal, sedangkan yang mengandung pengawet biasanya kaku dan agak keras.
3. Ikan segar berbau amis dan mengundang lalat, sedangkan ikan yang berpengawet (terutama formalin) biasanya tidak berbau amis. (apabila yang mengandung boraks biasanya kulitnya akan lebih mengkilap dari ikan segar)
4. Insang ikan segar akan berlendir, sedangkan yang menggunakan pengawet tidak.
5. Mata ikan akan terlihat lebih segar daripada yang berpengawet.
     Waspada sebelum memilih :) semoga info ini bermanfaat.
Sumber:
Reportase Investigasi 

Wednesday, November 7, 2012

Curhatan remaja

     Bohong kalau aku tidak pernah sakit hati. Semua orang pasti pernah sakit hati. Well in my case, kadang sering aku merasakan sakit hati yang sama seperti remaja lain rasakan, atau biasa disebut.. ehem.. galau :D or sometimes, what I feel is beyond all the teenager in my age's (supposed to) feel, kayak rasa sakit waktu barang dagangan di tolak. Dalem rasanya *sambil nunjuk-nunjuk hati* hehe.
     Whatever it is, I always have 1001 ways to heal it ;) Masih banyak hal positive yang bisa kita kerjakan, seperti: baca buku, nulis blog, nonton film, belajar (wuzz), fotografi, jalan-jalan, sepedaan, apapun.
     Terkadang aku juga trace back alasan kenapa aku sakit hati. Setelah tahu alasannya aku jadi bisa memilih cara menghibur diri paling efektif *beginilah ketika kamu anak kos yang hidup sendiri--curcol--semua harus bisa ditangani, hoho*
     One thing I never could forgive is when the heart win against me. Maksudnya, kalo gara-gara sakit hati aku jadi males-malesan, nggak mau belajar, murung terus, dan berbagai hal negatif lainnya, itu pantangan buat aku. Just remember that the negative thing brings another negative things. I don't want that ruin my whole day or life. Maap kalo artikel ini nggak jelas, karna ini sekadar curcol belaka. Maklum, ababil cuy! hehe. Anyway, keep smile and see ya ;)

Tuesday, November 6, 2012

Bangkok #1

     Last Tuesday (30th October), my family and I went to Bangkok. It was our first time going there. My mom, Ara, Elan and I was going from Singapore, but my dad will be going from Jakarta.
     To kill the hungriness (hehe) Ara and I chose to sleep, but then, we smell something delicious. It was Elan's meal, which my mom bought for him. There is a dilemma for me and Ara, we are really want to order the meal, but the plane is about to land in a few minutes (and the order take so long time), but if we share the meal, it was a really small amount, and it won't make any difference to our hungriness. Okay, a little bit difference. Finally, we chose to share the meal.
     And the plane was landing! We arrived at Suvarnabhumi airport! YUHUUU, Bangkok here we come! We went to immigration first before taking our luggage. And then going straight away to the BTS (Bangkok Transit System. If I'm not wrong).
     The transportation system is just similar with Singapore, so we already feel comfortable with it. Except for the language, because it's really rare to find someone who knows English. Welcome to the Jungle! Then we took a BTS to Phaya Thai (if I'm not wrong), we spent 45 Baht on every person for that trip. During our trip, the scenery was a large field with a lot of banana trees and others, a not so good houses (look like a Rusun in Indonesia) and a traffic jam (but not as bad as Jakarta, may be not yet :p).
     After that, we still confuse, which transportation we're gonna take, Taxi or BTS. But after we compare the price, it's much cheaper to use taxi. There are 2 types of taxi here, a taxi-meter (usual taxi) and a tuk-tuk (look like a bemo in Indonesia). We prefer to use a taxi meter, because tuk-tuk of cheated on the price for tourist.
     Finally, after 15 minutes, we can get our taxi. Oh yeah, don't forget to print the Thailand language for every address you wanna go, otherwise the driver will not know (or pretend to know, but they don't know) where you wanna go.
     More less 30 minutes later, we arrive at our apartment, Seed Siam Memories, it's only (maybe) 20 meters from Jim Thompson's house, and it's located at the opposite of MBK (the famous shopping mall in Bangkok). I was a bit worry about our apartment before we arrived here, because I saw a lot of 'not so good' apartment in the way to our apartment. But then, I know that I am completely wrong, my apartment is a condominium with a gym and swimming pool as one of the facilities there. The room is awesome (even though it's small), that's comfy, got a lot of English channel on their TV, just like a hotel, but with the kitchen. What could be better than that, for us, Moslem, it's hard to find a halal food, so the best (and cheapest) way to stay in Bangkok is cook by yourself.
     We spent the rest of our day for watching TV, cooking and eating (plus go shopping to find the ingredients for my mom). Around 11 my dad was coming, he told us his story of how he hard to tell the bus driver where he wants to stop. LOL. luckily there is a woman that can speak English, so she becomes his translator. Haha, lucky for you dad.
     It's our first day, don't miss the next article for the second day :D see ya
Suvarnabhumi, Bangkok

The BTS is using a coin instead of card

this how the coin looks like

on of the interesting ad in bts station



tuk-tuk

taxi-meter

our dining room + kitchen :)