Friday, March 16, 2012

Quotation: The One Minute Entrepreneur


Kapanpun kita bisa menjadi seperti lima orang yang paling akrab dengan kita. Jangan pernah menyepelekan pentingnya mencari teman.

Tuliskan prinsip hidupmu, dan pastikan kamu membacanya setiap hari.

Buat buku catatan megenai kebijaksanaan yang Anda baca, dengar, dan lihat, lalu intisarikan ke dalam “Hikmah Satu Menit”

Kehidupan yang bai dilandasi oleh nilai-niklai yang kuat dan teguh, seperti integritas, kasih sayang, kejujuran, dan karya yang bermanfaat.

Anda tidak perlu curang untuk menang.

Apa yang benar lebih penting daripada siapa yang benar.


Lima tahun dari sekarang anda akan sama seperti sekarang, kecuali dalam hal orang yang anda temui dan buku yang anda baca.

Anda akan mendapatkan apa yang Anda inginkan dalam kehidupan bila membantu orang lain mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Pandulah penjualan dengan kedua telinga Anda.

Kesuksesan terjadi ketika kesempatan bertemu dengan kesiapan.

Datang beberapa menit lebih awal adalah awal yang baik.

Yang penting bukan siapa yang Anda kenal; tetapi siapa yang mengenal Anda dan apa yang mereka pikirkan tentang Anda.

Ketika Anda merasa mendapat momen untuk mengubah nasib Anda, ambillah peluang itu.

Penjualan bukan ditentukan oleh kepintaran berbicara, tapi seberapa banyak penolakan yang mau dan mampu Anda ‘telan’.


Rendah hati membuat anda terbuka untuk belajar dan berkembang dalam bidang keahlian Anda.

Peliaharalah angka Anda maka angka itu akan memelihara Anda.

Untuk membangun bisnis yang sukses, Anda terlebih dahulu harus menguasai hal-hal yang mendasar.

Agar peran mentor efektif, Anda harus menjadi binaan yang bersemangat dan berkomitmen

Selalu bayangkan hasil yang diharapkan sebelum melakukan kegiatan.

Dalam penjualan dan bisnis, Anda selalu berasa di atas panggung – jadi, bertindaklah demikian.


Ambisi adalah bahan bakar yang dapay menggerakkan perubahan hidup.

Temukan kegiatan yang Anda sukai. Usahakan untuk lebih banyak melakukannya.

Jangan takut bercita-cita besar.

Jangan melepaskan pekerjaan tetap sebelum Anda meraih sejumlah kesuksesan di bidang yang Anda sukai.

Bila tidak ada orang yang bersedia membayar Anda untuk apa yang Anda sukai, Anda hanya memiliki sebuah hobi, bukan karir.


Dalam kewirausahaan, akan ada orang-orang yang hadir membantu.

Menjadi wirausaha sukses dan punya pasangan hidup bisa dilakukan bersamaan.

Ketika harus memilih pasangan hidup, karakter dan nilai-nilai harus diutamakan dibanding kepribadian dan penampilan.

Agar tercipta rumah tangga yang harmonis, terutama bila Anda berwirausaha, buatlah komitmen untuk meluangkan waktu bersama di luar waktu makan dan tidur.

Anda dan pasangan Anda adalah satu tim. Bekerjalah sebagai tim.


Banyak orang bercita-cita terlalu kecil. Ingatlah bahwa Anda tidak akan berprestasi melebihi keyakinan Anda tentang kemampuan Anda. Maka, bercita-citalah besar.

Bila kesempatan datang, ambillah.

Jangan biarkan pengeluaran melebihi pendapatan.

Jangan menjadi bank bagi pelanggan Anda. Penagihan yang tepat waktu sangat penting

Pelanggan Anda adalah sumber kelangsungan hidup Anda – mereka yang membayar tagihan.

Perhatikan para karyawan Anda. Merekalah yang menjalankan bisnis. Tanpa mereka, tidak ada perusahaan.


Bila tidak ingin melakukan semua pekerjaan sendirian, Anda harus mencari cara untuk menemukan sumber pendapatan baru.

Bila Anda hanya berfokus mengendalikan biaya, bisnis Anda tidak akan pernah tumbuh.

Jangan takut untuk meminta nasihat ketika bisnis Anda mencapai tingkatan baru.

Anda wajib meraih laba bila ingin bertahan dalam bisnis.


Rahasia sukses sebagai wirausha adalah mencipatak CASH, CASH, CASH.

Tanpa manajemen kas yang baik, Anda tidak akan berhasil sebagai wirausaha.

Laba adalah aplaus yang Anda terima karena melayani pelanggan dan menciptakan lingkungan kerja yang memotivasi karyawan.


Carilah Moment of the Truth dengan pelanggan-pelanggan Anda, untuk menciptakan jenis pengalaman yang Anda ingin mereka rasakan.

Dengarkan suara pelanggan; menggali gagasan dari pelanggan untuk memperbaiki pengalaman mereka dapat meningkatkan visi dan kualitas layanan perusahaan Anda.

Jangan menciptakan perusahaan bagi para bebek. Biarkan karyawan Anda terbang tinggi bagaikan rajawali untuk memberikan layanan pelanggan yang hebat.


Karyawan saat ini menginginkan hubungan kemitraan, bukan hierarki atasan-bawahan.

Setiap orang harus didorong untuk menjadi pemimpin.

System manajemen kinerja yang efektif membantu keberhasilan karyawan, bukannya mengkritik dan menjatuhkan mereka.

Praktik manajemen yang baik meliputi pembinaan harian untuk mengapresiasi tindakan yang benar dan mengarahkan tindakan yang salah ke jalur yang benar.

Pekerjaan, sebagaimana kehidupan, adalah untuk meraih nilai A.

Karyawan yang bersemangat dan pelanggan yang setia akan membawa kesuksesan bagi organisasi.


Sukses jangka panjang lebih dari sekedar mencapai target angka-angka.

Hubungan di knator dan di rumah dapat memburuk bila tidak dipelihara.

Kekuatan yang dipakai secara berlebihan dapat menjadi kelemahan.

Jaga urutan prioritas Anda.

Usahakan agar kehidupan bisnis Anda seimbang dengan sisi kehidupan yang lain.

Selalu minta nasihat dari para mentor Anda.


Lebih baik dengan sabar menerapkan strategi bisnis yang mantap daripada memacu pertumbuhan secara sembrono.

Pemimpin yang buruk dapat mengarahkan Anda ke posisi yang tidak Anda inginkan.

Pemimpin yang tepay di saat yang tepat dapat ikut mengendalikan keadaan ke arah yang benar.


Agar hidup bahagia dan bermakna, jadilah dermawan melalui kekayaan, waktu, dan bakat Anda.

Member dapat jauh lebih membahagiakan daripada menerima.

Kita semua meninggalkan warisan: usahakanlah untuk meninggalkan warisan yang positif.

Anda tidak dapat menduga hal-hal baik yang diperoleh dari menolong atau memaafkan  orang lain.




Ngajar session 3: ngambeek yok ngambeeek :p


SENIN
Maafkan aku yang lama nggak posting ini. Jika kalian ingin menyalahkan sesuatu, salahkan TES dan tugas akhir yang menghantuiku akhir-akhir ini. Hihihi. Oh ya, nggak cuma itu deng hari senin dan rabu minggu ini aku juga ada jadwal ngajar, jadinya begitu deh.
Ngomong-ngomong tentang ngajar, aku kali ini udah enjoy ngajarin anak-anak “menakjubkan” ini. Giliran aku udah enjoy, eh gentian nih anak malah ngambek. Ada satu anak yang ngambek gara-gara nggak dapet nilai 100. Sebenernya sih kesalahan ada di dia, dia curi start, dan dia nggak pake jarimatika. Tapi ada untungnya, karna dia mabisius begitu, jadinya dia mau belajar berhitung yang sesungguhnya menggunakan jari. Walhasil ini anak begitu aku pulang udah jago berhitung pake jari.
Anak yang berikutnya, dia udah pernah belajar jarimatika sebelumnya, tapi sebenernya dia jarang banget make jarinya secara ‘benar’ buat berhitung. Begitu aku kasih tahu cara pake jarimatikanya, dia bilang,
“ih kok cepet ya?” *mata berbinar*
Ya emang cepet kaleeek, selama ini kamu pake cara apa? Batinku. tapi geli juga ngeliat tingkah polah mereka.
Anak yang lain, dia waktu pertama kali belajar jarimatka satu-satunya anak yang dapet 20, tapi sekarang, dia adalah satu-satunya anak yang dapet 100 di setiap soal yang aku kasih. Ckck. ini karna kemauan anak itu untuk belajar jarimatika lebih dulu daripada yang lainnya. Anak yang pintar :D
Anak yang terakhir, karna dia masih kecil, jadi dia pupuk bawang gitu, senengnya lari, kabuur begitu. Terus setiap ada suara sedikit dia langsung bilang,
“bising lah you!” rupanya dia anak auditori. Wkwk.
Sekian pengalaman ngajar ketigaku. Aku berharap ngajar berikutnya lebih baik. Aku masih bingung dengan anak yang ngambek begitu dapet 100, habis itu dia bilang kalo system bintang itu military banget O.O menakjubkan :p hihi.

Saturday, March 10, 2012

Sharing di NUS


Sabtu (10 Maret 2012)
Hari ini ibu dateng ke Singapura ƪ(ˇˇ)¬ ƪ(˘˘)ʃ┌(˘˘) ʃ asiknyoo
Begitu ibu sampe di rumah tante Novi, aku langsung ngajakin ibu ke NUS. Pertamanya kita menuju ke Buona Vista MRT, subhanallah ramenya Kereta pagi ini. Terpaksa harus upacara deh (berdiri selama 20 menit-an :p) Sepanjang jalan kita berdua ngobrol macem-macem, mulai dari social entrepreneur sampe BB nya buapak °)
Sekitar jam 12:10 kami sudah sampai di Buona Vista MRT dan bertemu dengan mas Pras. Drama pun dimulai (⌒ー⌒)
“Halo enes, bagaimana kabarnya?” sapa mas Pras.
“baik dong kak, nih aku bawa temen,”
“Septi,” kata ibu memperkenalkan diri.
“siapa Nes namanya?”
“Septi mas,” kataku.
“oh, mbak kenal sama Enes darimana?”
“dari Facebook dong,” kata ibu.
Nggak terasa udah sampe di Bus station, nunggu bis nomer 196 deh. tiba-tiba gerimis melanda (kek bencana besar aja XD) untung mas Pras bawa Koran, jadi kita nggak kehujanan deh. hihi.
“mbak tinggal dimana mbak?”
“di Bedok,”
“ohh tadi ketemu dimana?”
“di Tiong Bahru,”
Pada dasarnya mas Pras adalah orang yang gampang bergaul, jadi dia bertanya-tanya terus gituh. Anggak kewalahan juga sih menjawab pertanyaan-pertanyaaannya :D hihi
Sampe di NUS ketemu sama temen-temennya mas Pras dulu, terus langsung deh menuju ke ruangan. Perkenalan, dsb. Hingga akhirnya aku pun presentasi.
Sialnya aku nggak pinter ngomong, walhasil intonasiku yang cepat membuatku kehabisan bahan cerita.
“oh ya, bu Septi ini juga fellow ashoka hlo,” kataku.
“wah boleh bu sharing juga, aduuh jadi ceritanya saya beli satu gratis satu ya :D” kata mas Pras.
“aku bawain bonus hlo mas :)) hoho,”
 Akhirnya kita presentasi team deh :DD meskipun sebenernya yang lebih banyak omong ibu sih (gue lebih suka jadi dibalik layar ;))
“program saya ini tentang ibu rumah tangga, namanya Ibu Professional,”
Mendadak mas Pras langsung buka FB aku, terus dilihat family nya, eh ada nama ibu.
“Sialan, gue dikibulin XD”
“hehe, peace yo mas :D”
Dan pengkibulanpun terbongkar. Hihi. Sorry yah, memang kami ini keluarga jahil bin usil dengan ide gila :D
Yang tadinya cuma sampe jam 1:30 akhirnya sampe jam 3:30, hihi. Seneng deh bisa dapet banyak kenalan. Secara, di EASB anak indonesianya TERLALU sedikit. Ckck. apakah aku harus pindah ke NUS? :DD hihi.





gilirannya ibuuu :D





Friday, March 9, 2012

Misuh-misuh ala Enes :p

Ceritanya nih, tadi siang gue lagi jengkel! Supir bis, okeh SUPIR BIS sekolah gue nggak mau nungguin meskipun hanya 3 menit. TIGA MENIT! kurang ajar sekali :[
Bisa dibayangkan bagaimana geramnya gue dengan kejadian itu. Konyol banget rasanya. Baru kali ini aku marah sampe matanya merah.

Karna gue orangnya radak labil gitu, jadi nggak bisa terhindar dari sumpah menyumpah XD

"supir bis kurang ajar, nunggu 3 menit aja nggak mau, hiih ogah banget sekolah di tempat supir bis kek gitu kerja (a.k.a sekolah gue yang sekarang :p hehe). Liat aja, aku bakal lulus terbaik dan aku bakal dapet beasiswa S1 di ..... (masih belom tahu XD), jadi aku nggak akan ketemu sama supir bis itu lagi dalam waktu lama! Karna aku bakal pindah dari situ! kalopun aku disitu, aku bakal punya mobil mewah, jadi nggak perlu naik bis rongsok itu lagi, mana pintu bisnya soak pula... Amiin"


Yah beginilah isi sumpah menyumpah gue XD daripada nyumpahin bagian sononya malah dosa, mendingan banyakin doain yang baik-baik buat diri sendiri :DD hihi

Wednesday, March 7, 2012

Sengiseng ≧◡≦

Gininih kalo Enes ngerasa bosen di dalem kelas ....





menurut kalian yang paling keren yang mana? :D

Tuesday, March 6, 2012

gue galau men ►.◄


SELASA
Iyak, makasiih gue kesasar lagiii -___- gara-garanya ngambil rut eke KBRI yang berbeda dari sebelumnya, which is yang naik bis nome 132. Dan…. eng ing eng, aku taat bingit sama google map yang ternyata SESAT! Kata google map aku harus mbalik ke jalur bis, terus belok kiri.
Aku lakukan. Muter-muter sampe 30 menit nggak sampe-sampe. Udah mulai frustasi, waktu tinggal 15 menit sebelum acara dimulai (iya, hari ini aku mau latihan angklung J), masih belum menyerah, lanjutkan jalan.
Tinggal 5 menit lagi O.O mana udah kembali ke jalan yang tadi pula -__- bener2 muter bro. akhirnya aku manggil taksi. TERNYATA. TERNYATA. Jalanannya itu enggak mbalik ke jalur bis, tapi MAJU sedikit terus belok KANAN. Dan itu sebenernya udah deket. Semasem.
Untungnya bisa ikut latihan dengan aman selamat gembrobyos :p Pas acara selesai aku bingung, kalo mau pulang langsung pulang gitu aja, ato pamit dulu? Kalo pamit, mau pamit sama siapa? Aku galau. Biasanya aku pergi ke acara emak-emak begini selalu sama Ibu, kalo pulang ya bareng sama ibu. Nah ini udah aku sendiri, nggak ada yang kukenal deket pula. Aku galauuuu.
Akhirnya aku pamit sama ibu dubes (yang punya rumah) terus bingung sebentar, kek anak ilang, galau. GUE GALAUMEN O.O dan akhirnya langsung menuju ke gerbang.
Sumpah, tadi itu the awkwardest thing bro :( arrgghh. Mungkin karna belum terbiasa aja kali yah. Semoga besok-besok udah nggak galau (˘̩̩̩_˘̩ƪ)

Saturday, March 3, 2012

Ngajar session 2 --> mendadak Cikgu punya boyfriend -..-

3 Maret 2011

Tarik nafas dalam-dalam, siapkan mental, yoga XD Hari ini aku ngajar kedua kalinya. Experiment buat evaluasiku yang kemaren. Buku Bintang ^^

Aku pun melaju menggunakan bis. Harus ganti 2 kali, lumayan repot juga deh, tapi apapun kulakukan demi mengajar :D #GuruYangBaik

Sampai di tempat udah sport jantung duluan. Dag dig dug, dag…..

CIKGU DATANG!” pasti si Haikal -___-

cikgu datang, cikgu datang,” kata tante Vanny sambil ketawa geli gara-gara aku dipanggil ‘cikgu.’

Sekarang waktunya mempraktekkan!

“oke, sekarang setiap yang dapat nilai 100 akan dapat 1 bintang!”

“terus kalau sudah dapat bintang kenapa?”

“yang dapat 10 bintang bisa ditukar 2 pensil jarimatika, 20 bintang 2 pulpen jarimatika, dst,”

Mata anak-anak itu langsung berbinar. YES! Separo berhasil ^^v

Kelaspun dimulai, anak-anak sudah semakin bisa diatur, tapi si Al masih bosenan, nggak mau mengikuti latihan motorik, begitu juga si Haikal, yang kadang mau kadang nggak, sedangkan Isam dan Nafa adalah anak yang penurut :)) hohoho.

Gara-gara bintang, si Al dan Haikal bertarung banyak-banyakan nilai, tapi mereka ngerjain work sheetnya nggak pake jari, bikin aku yang mengingatkan jadi separo stress gituh :p

Hingga pada akhirnya mereka udah selesai 15 menit dari yang sebelum dijadwalkan. Separo stress lageee :o hehehe. Lanjutkan, keadaan kembali tentram dan damai ketika istirahat. Aku mulai menilai pekerjaan mereka masing-masing.

“Apa lah ini, Nurul Syahid Kusuma, Cikgu, itu siapa?”

“itu aku -___-“

“kok nama cikgu ada 2, Nurul Syahid Kusuma dan Enes,”

“Enes itu nick name,”

“oooh,” *buka-buka* “apalah ini?” tanya Haikal sambil ngeliat catatan keuanganku.

“pasti boyfriendnya cikgu,” lanjutnya. Sejak jaman apa nama orang jadi "buku", "tas", dan "baju" -..-

“aaa, aku tau, cikgu nak beli kado untuk boyfriendnya, kaos, buku dan tas,”

“tidaaaaaak,” lolongku separo nge-blush. Padahal itu aku nyatet bati (keuntungan-red) -_-

Anak-anak yang melek teknologi ini membahayakan diriku (Ibu-ibu sekalian, ini adalah sisi negative anak anda yang melek teknologi BAGI ORANG-ORANG sepertiku :DD), Haikal yang buka-buka HP ku menemukan foto orang yang aku suka disitu #ups

“EVERYBODY, see cikgu punya boyfriend,”

“itu bukan…. Ah sudahlah,” batinku sih ngomongnya : amiin. Hohoho.

“tante Cikgu punya boyfriend…… cantik……. Tante,” eh, ini boyfriendnya yang dibilang cantik ato akunya yang dibilang cantik? :o *ngambil kaca, ngecek wajah, aku masih perempuan kan?* -..-

“SUDAH AYO BELAJAR LAGI!” daripada kabar ini menyeruak lebih lanjut. Hehe.

Oke, mengajar hari ini sedikit ‘tertangani.’ Untuk evaluasinya :

1. Anak-anak masih belum mengikuti jadwal, karena mereka mengerjakan soalnya terlalu cepat dan parahnya tidak menggunakan jari.

2. Permainan yang sudah aku susun tidak efektif dan tidak diminati *kepojokan, aura suram*

3. Pakai jarinya masih bingung tapi soalnya udah selesai. Harus diulang/lanjut?

Jawabannya ….

1. System buddy, dimana kalo anak yang satu nggak pake jari ngitungnya harus dilaporkan.

2. Harus cari permainan baruu -..- #mendadakamnesia

3. Diulang dalam bentuk permainan.

OKE SIAP UNTUK TEMPUR SELANJUTNYA ^^v